Apresiasi Demo Melukis On The Spot, Pemprov Jatim Ganjar Hadiah Rp 2,5 Juta Bagi Para Perupa Ini

Para seniman yang karyanya terpilih foto bersama Heru Tjahjono, Plt Sekdaprov Jawa Timur.

iniSURABAYA.com – Aksi melukis para seniman yang dilakukan usai menjalani program vaksinasi ternyata mendapatkan apresiasi dari Pemprov Jawa Timur. Sebanyak 11 karya lukis dipilih Heru Tjahjono, Plt Sekdaprov Jatim dan memperoleh hadiah berupa uang tunai sebesar Rp 2,5 juta.
Karya lukis itu diseleksi langsung oleh Heru Tjahjono dari sekitar 40 karya lukis yang dikerjakan langsung di area Kantor Gubernur Jawa Timur, Sabtu (13/3/2021).
Hampir semua perupa mengambil wujud bangunan tua Kantor Pemprov Jatim sebagai objek lukisan mereka. Antusiasme para seniman ini melukis on the spot di sela kegiatan vaksinasi ini tak lepas dari kerinduan mereka melukis bersama yang terhenti akibat pandemi Covid-19.
Maka ketika difasilitasi program vaksinasi, mereka pun meluapkan kegembiraan itu dengan membawa serta alat lukis dari rumah. “Sambil menjalani observasi usai dapat suntikan kami gelar melukis on the spot. Kan lumayan menunggu 30 menit daripada tidak ngapain-ngapain mending melakukan sesuatu yang bermanfaat,” cetus Saiful Mujib Makruf, Ketua Komunitas Perupa Jawa Timur (Koperjati) Surabaya.

Saiful bersyukur Pemprov Jatim memberi apresiasi dalam bentuk uang tunai sehingga bisa digunakan membeli bahan-bahan untuk membuat lukisan lainnya.
“Bukan hanya rejeki yang kami dapat, tetapi juga silaturahmi, reuni, OTS dan kesehatan karena kami semua divaksin secara gratis oleh Pemprov. Bahkan dijamu makan siang,” ujar Budi Bi, salah seorang perupa asal Surabaya yang karya turut dipilih oleh Heru Tjahjono.
Seniman yang getol mengkampanyekan melukis cat air ini menambahkan bahwa kesempatan melukis on the spot di Kantor Pemprov Jatim itu dianggap sangat bermanfaat bagi para perupa.
“Ini kegiatan keren. Paling utama tentu vaksinasinya, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa vaksinasi itu sangat penting,” tegasnya.
Hadir pula Sinarto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim yang dengan seksama menyaksikan Heru Tjahjono menilai dan memilih lukisan.
Sementara Heru Tjahjono sebelum pelakukan pemilihan karya mengatakan kepada para pelukis bahwa kegiatan tersebut dilakukan atas arahan Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim.
“Para pelukis termasuk potensial Covid, sehingga beliau memandang perlu dilakukan vaksinasi terhadap komunitas pelukis. Saya berharap setelah divaksin, para pelukis akan makin sehat dan makin semangat dalam berkarya,” cetusnya.
Gubernur Jatim Khofifah siang itu juga sempat meninjau vaksinasi kepada para pelukis yang menempati selasar lobi bangunan yang menghadap Tugu Pahlawan ini.
“Terima kasih kepada teman-teman pelukis yang bersedia divaksin. Vaksinasi ini sangat penting, demi kesehatan teman-teman sendiri juga keluarga. Bahkan demi kesehatan masyarakat seluruhnya,” katanya kepada para pelukis yang sedang antre menunggu giliran divaksin.
Must Genthong, salah satu koordinator pendaftaran mengatakan, yang mendaftar ikut vaksinasi tercatat 123 pelukis. Tetapi ternyata yang datang dan divaksin lebih dari 150 orang.
Mereka datang dari berbagai daerah di Jawa Timur. “Banyak pelukis yang langsung mendaftar di tempat. Beruntung para petugas vaksinasi saya nilai baik sehingga mereka bisa langsung divaksin,” katanya. dit
















