
Dokter Dini Dharmawidiarini SpM(K), Kepala CDC RSMU sedang melakukan tindakan operasi. (foto: dok/IST)
iniSURABAYA.com – Rumah Sakit Mata Undaan (RSMU) Surabaya kembali mencatatkan tonggak sejarah penting dalam pelayanan kesehatan mata di Indonesia. Dalam kurun waktu satu bulan di bulan Januari 2026, RSMU berhasil merampungkan 29 tindakan operasi transplantasi kornea (keratoplasti).
Capaian tersebut lebih 100 persen dari rata-rata tindakan operasi transplantasi kornea yang dilakukan di tahun 2025. “Tahun lalu, kami rata-rata melakukan 11 keratoplasti setiap bulan,” ungkap dr Dini Dharmawidiarini SpM(K), Kepala Cornea Donation Center (CDC) RSMU kepada iniSurabaya.com.
Tindakan keratoplasti tersebut dilakukan melalui kornea donor yang disediakan oleh CDC RSMU bekerjasama dengan Bank Mata Indonesia (BMI). Angka ini merupakan salah satu capaian transplantasi bulanan tertinggi yang pernah diraih oleh rumah sakit tersebut, menandai percepatan signifikan dalam penanganan kebutaan akibat kelainan kornea.
Lonjakan jumlah operasi yang berhasil dilakukan pada awal tahun ini menjadi angin segar bagi ratusan pasien yang menanti harapan untuk kembali melihat. Keberhasilan pelaksanaan 29 operasi dalam kurun waktu satu bulan ini tidak lepas dari kelancaran rantai pasok donor yang dikelola secara strategis.
Ketersediaan kornea donor ini terwujud berkat kolaborasi erat antara CDC RSMU dengan BMI yang berpusat di Jakarta. Kerjasama ini memastikan bahwa proses distribusi donor berjalan cepat dan memenuhi standar medis yang ketat, sehingga operasi dapat segera dijadwalkan begitu jaringan donor tersedia.
















