‘Rediscover Indonesia’ Jadi Pintu Bagi Produk UMKM Masuk Hotel Jaringan Accor Group, Dona Yohana: Ada 3 Syarat yang Harus Dipenuhi!

0
1414
Aneka produk hasil karya UMKM kini terpajang di seluruh hotel jaringan Accor Group di seluruh Indonesia.

iniSURABAYA.com – Accor Hotel terus berupaya pelaku ekonomi di negeri ini, khususnya di kalangan UMKM untuk turut bersama-sama meningkatkan perekonomian Indonesia.

Salah satu strategi yang sudah diterapkan sejak tiga bulan belakangan adalah menggandeng UMKM untuk memajang produknya di semua jaringan Accor Hotel di Indonesia.

Hotel Accor di Jatim saat ini masing-masing bekerjasama dengan 15 UMKM atau IKM. “Untuk seluruh Jatim jumlahnya bisa mencapai 200an UMKM. Dan jumlah ini akan terus bertambah,” tegas Dona Yohana, General Manager Novotel Hotels & Resorts Surabaya kepada iniSurabaya.com, Senin (26/4/2021).

Drajat Irawan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur (nomor 6 dari kanan) bersama para GM Hotel jaringan Accor Group.

Agar produk UMKM bisa masuk ke hotel, khususnya di jaringan Accor Group, Dona menyatakan syaratnya adalah produk UMKM harus terbukti dan terjaga kualitasnya.

“Selain kualitas harus bagus, syarat lain adalah harga dan konsistensi,” papar Dona yang ditemui usai acara buka puasa bersama di Hotel Majapahit Surabaya.

Kerjasama yang dilakukan melalui program Rediscover Indonesia ini diakui Dona berdasar daftar UMKM yang dimiliki Kemenperindag. “Dari list itu kami sesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing hotel Accor,” tandasnya.

Disinggung mengenai nilai transaksi yang diperoleh pelaku UMKM tersebut, Dona mengatakan sangat menggembirakan. “Di hotel saya saja transaksi produk UMKM ini berkisar Rp 13-15 juta per-bulan. Bisa jadi ada di setiap hotel Accor Group kisarannya sama,” imbuhnya.

Dona menekankan, konsep yang diterapkan cukup simbiosis. Sebab sebelumnya manajemen hotel untuk berbelanja suvenir, give away, cemilan dan lainnya selalu bekerja sama dengan supplier besar. “Kini kami lakukan bersama IKM atau UMKM di Jatim. Setidaknya kami ingin mengajak maju bersama mereka sekaligus membantu pemulihan ekonomi khususnya di Jawa Timur,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Drajat Irawan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur merespons positif sinergi antara pelaku UMKM dan Accor Hotel tersebut.  

“IKM Jatim sudah diedukasi, mulai dari pemilihan bahan baku, teknologi pemasaran dan kemasan kita selalu dampingi. Bahkan mulai dari pengurusan HAKI, paten dan merek sampai pemasaran via digital,” ujarnya.

Drajad menambahkan, pihaknya memiliki pondok-pondok kurasi yang tugasnya melakukan sertifikasi atas administrasi produk UMKM, mulai dari perijinan dan standarisasi.

“Jika sudah lolos akan masuk ke gerai untuk kemudian dipasarkan, termasuk ke hotel ini,” katanya.

Drajad menyatakan pula bahwa produk UMKM atau IKM juga bisa ditampung di Jatim Export Centre. “Dari situ selanjutnya kita ajak pemasaran antar negara,” urainya.

“Produk yang sudah berjualitas ekspor tersebut sangatlah pas disinergikan dengan Accor Group untuk para tamunya. Selama ini, produk ekspor IKM Jatim didominasi perhiasan, furniture, hasil perikanan, dan bahan kimia,” pungkasnya. dit

Comments are closed.