Sapuangin dan Raisa Turut Iringi Prosesi Wisuda ke-124 ITS

229 views
Mobil Tim Sapuangin ITS berjenis urban yang turut mengiringi Dr Ir Witantyo MEngSc, wisudawan program doktor Teknik Mesin yang juga merupakan pembina tim.

iniSURABAYA.com – Tim Sapuangin yang merupakan salah satu tim kebanggaan ITS, turut memeriahkan gelaran wisuda mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ke-124 hari keempat pada Minggu (10/10/2021).

Tim Sapuangin mengikutsertakan dua kendaraan hemat energi dan berteknologi formula dalam sesi wisuda drive thru di depan Gedung Rektorat ITS.  

Dua kendaraan tersebut mengiringi Dr Ir Witantyo MEngSc, wisudawan program doktor dari program studi Teknik Mesin. Witantyo adalah dosen Departemen Teknik Mesin ITS sekaligus pembina dari Tim Sapuangin ITS sejak tahun 2009. Pengawalan tersebut sebagai bentuk rasa terima kasih atas bimbingan yang diberikan Witantyo kepada Tim Sapuangin ITS.

Dalam prosesi pengambilan ijazah, Witantyo diarak dua jenis mobil hemat energi Tim Sapuangin. Pertama, mobil berjenis formula yang dikendarai Muhammad Aqilla dari Departemen Teknik Mesin angkatan 2018 dan sekaligus menjadi kendaraan pembuka sesi wisuda drive thru.

Kemudian diikuti oleh mobil jenis urban yang dikendarai Farich Danial dari Departemen Teknik Fisika angkatan 2018.

Robot RAISA turut beraksi mengantarkan ijazah milik wisudawan Farid Auzzin Ashari dari Departemen Teknik Kimia ITS.

Tak hanya mobil Sapuangin, Robot Raisa turut hadir menyemarakkan prosesi penyerahan ijazah di hari terakhir tersebut. Sebagai robot cerdas, Raisa dimanfaatkan menjadi pengantar ijazah milik putra dari Rektor ITS Prof Dr Ir Mochammad Ashari MEng yang bernama Farid Auzzin Ashari.

Farid merupakan salah satu wisudawan program sarjana dari Departemen Teknik Kimia yang berhasil lulus dengan predikat cumlaude.

Dalam sambutannya, Ashari menyebutkan, kegiatan wisuda hari keempat ini diikuti 712 wisudawan dari Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem (FTIRS). Dengan rincian yakni 10 wisudawan dari program doktor (S3), 94 wisudawan program magister (S2), dan 608 wisudawan program sarjana (S1).

Dari jumlah tersebut, terdapat 238 wisudawan yang tercatat berhasil meraih predikat cumlaude. “Sebanyak 197 di antaranya berasal dari program sarjana, 38 wisudawan dari program magister, serta tiga wisudawan dari program doktor,” ungkapnya.

Penghargaan wisudawan terbaik di program doktor diberikan kepada Agus Wibawa dari Departemen Teknik Mesin dengan IPK 4.00 dalam tujuh semester masa studi.

Di program magister, terdapat Bagus Purnawira dari Departemen Teknik Material dan Metalurgi dengan torehan IPK 4.00 dan masa studi empat semester.

Terakhir, ada Rizaldo Rizky Himawansah dari Departemen Teknik Material dan Metalurgi menjadi wisudawan terbaik di program sarjana dengan IPK 3.86 dalam tujuh semester masa studi.

Selain predikat wisudawan terbaik, terdapat juga predikat wisudawan tertua dan termuda. Witantyo dinobatkan sebagai wisudawan tertua pada hari terakhir ini yang lulus pada usia 58 tahun 7 bulan.

Sedang predikat wisudawan termuda diberikan kepada Jasmine Athifa Azzahra dari program sarjana Departemen Teknik Industri yang berusia 19 tahun 9 bulan saat diwisuda.

Ashari berpesan agar wisudawan tidak menyerah dalam menghadapi masalah yang akan datang karena momen wisuda ini merupakan langkah awal kehidupan nyata di masyarakat.

Tak lupa juga untuk menggunakan kompetensi yang telah diperoleh di ITS dengan sebaik-baiknya. ana

#ITS #raisa #timsapuangin #wisuda

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)