Dinkes Kota Surabaya Turunkan Satgas, Pelanggar KTR Bakal Jalani Sanksi Sosial di Liponsos

Nanik Sukristina, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya

iniSURABAYA.com – Pemkot Surabaya memastikan pemberlakukan Kawasan Tanpa Rokok secara ketat. Dan bagi yang terbukti melanggar akan dikenakan sanksi social yaitu bekerja di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos).

Untuk memastikan kepatuhan masyarakat terhadap ketentuan yang berlaku sejak 1 Juni 2022 itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya akan menurunkan tim satuan tugas (satgas).

Bacaan Lainnya

Menurut Nanik Sukristina SKM MKes, Kepala Dinkes Surabaya, Satgas akan diturunkan di setiap minggu kedua dan ketiga untuk mengawasi atau merazia masyarakat yang melanggar Kawasan Tanpa Rokok (KTR).  

“Satu bulan dua kali tim satgas turun ke masyarakat atau tempat-tempat umum atau rumah sakit. Kalau misal masyarakat pelanggaran akan langsung ditindak,” kata Nanik, Selasa (21/6/2022).

Nanik menekankan, masyarakat yang terbukti melanggar KTR tidak bisa membayar denda. Nantinya, yang melanggar tersebut akan dikenakan sanksi sosial dengan bekerja di Liponsos.

“Kami sudah koordinasikan dengan kepala dinas sosial untuk sanksi sosial,” ungkapnya.

Dinkes Surabaya juga telah mensosialisasikan dan memberikan Surat Edaran (SE) KTR kepada seluruh instansi dan pimpinan Puskesmas, rumah sakit, klinik, apotik, optik, seluruh OPD.

Pos terkait