
Predikat juara umum ini didapatkan setelah Jatim berhasil menempati posisi peringkat pertama dengan total nilai 87. Di peringkat kedua yakni DKI Jakarta dengan nilai 66.

Kemudian di peringkat ketiga Kalimantan Selatan dengan nilai 62. Di peringkat empat dan lima ada Jawa Barat dan Sumatera Barat dengan masing-masing perolehan nilai yakni 43 dan 35.
Kemudian pada peringkat ke-enam ada Sumatera Utara dengan nilai 22. Disusul Kepulauan Riau pada peringkat 7 dengan nilai 20. Pada peringkat 8 ada Sumatera Selatan dan Aceh yang memiliki nilai sama yakni 12. Peringkat ke-9 ada Jambi dengan nilai 8 dan peringkat 10 dengan nilai 7.
Melihat perolehan nilai yang cukup jauh antara Juara Umum dan peringkat di bawahnya, Khofifah berpesan agar potensi-potensi talenta muda Jatim perlu dijaga, ditingkatkan, serta dikembangkan regenerasinya.
“Ini menunjukan bahwa para kafilah Jatim telah melakukan upaya terbaiknya. Sehingga piala juara umum bisa didapatkan. Sekali lagi terimakasih semua kerja keras dan ikhtiar lahir batin semua kafilah,” ujarnya.
Karena itu, kepada para kafilah Khofifah minta untuk terus mengembangkan kualitas diri serta mengembangkan ilmu dan kompetensinya. yul
















