Aksi Bulan Cinta Laut: IOH Pastikan Kelestarian Mangrove Berpotensi Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Jembrana Bali

0
914

“Saya harap pelatihan yang diberikan kepada komunitas masyarakat Perancak dapat dimanfaatkan dan diterapkan semaksimal mungkin. Karena jika wisata bergerak maka otomatis roda perekonomian pun berjalan bagi masyarakat setempat,” paparnya.  

Bersihkan Pesisir Pantai dari Sampah Plastik
Program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Socaial Responsibility/CSR) konservasi laut ini mengangkat empat pilar utama yakni rehabilitasi habitat laut, penguatan komunitas konservasi penyu, pengelolaan sampah plastik di daerah pesisir, dan penguatan mata pencaharian masyarakat di lingkungan sekitar. 
Selain menggelar kegiatan pelatihan pengelolaan mangrove, IOH juga melaksanakan kegiatan bersih-bersih di kawasan Pantai Pura Segara Perancak. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 orang, yang terdiri dari perwakilan Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jembrana, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Jembrana serta Kelompok Bina Keluarga Desa Perancak.

Penyisiran pantai dan pengumpulan sampah plastik dimulai pukul 07.30-09.30 WITA. Kegiatan ditutup dengan menimbang sampah yang berhasil dikumpulkan sebanyak 246 kilogram –berat bruto– yang kemudian diserahkan ke tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) untuk dibersihkan dan dipilah kembali.

“Kami ingin aksi ini menjadi agenda berkelanjutan agar semakin banyak pihak yang terlibat dan menyadari dampak bahaya sampah plastik terhadap kelestarian biota laut serta ekosistem pendukungnya, sehingga target pemerintah mengurangi sampah laut sampai 70 persen pada 2025 dapat tercapai,” kata Steve.

IOH senantiasa berkomitmen mendukung komunitas masyarakat lokal agar dapat mewujudkan masa depan yang lebih baik serta mengoptimalkan manfaat kehadiran IOH dari segi sosio-ekonomi. Informasi lebih lanjut tentang program CSR IOH, silakan kunjungi www.ioh.co.id. wid

1 2

Comments are closed.