Penderita Obesitas Meningkat Selama Pandemi, LIGHThouse Edukasi Lewat LWC

iniSURABAYA.com – Pandemi Covid-19 ternyata berdampak buruk pada postur tubuh. Terbukti jumlah masyarakat yang mengalami obesitas akibat pandemi selama dua tahun berturut-turut meningkat tajam.

Fakta itulah yang mendorong LIGHThouse aktif mengedukasi pentingnya menjaga berat badan tubuh dan gaya hidup sehat untuk bisa mengurangi obesitas.

Bacaan Lainnya

“Edukasi itu kami sampaikan lewat ajang LIGHTweight Challenge (LWC) yang berlangsung di tiga kota, yaitu Surabaya, Medan, dan Jakarta,” kata Esty Meirizka, Head of Marketing LIGHThouse, saat di Surabaya, Sabtu (13/1/2023).

Dari ribuan pendaftar yang antusias mengikuti proses registrasi LWC tahun ini, tersaring menjadi 55 orang finalis. Dengan rincian 20 dari Jabodetabek, 15 dari Medan dan 20 dari Surabaya.

“Kegiatan LWC ini sudah memasuki tahun ke-8. Di tahun 2022 ini LWC pun dirancang secara komprehensif dan semenarik mungkin, serta tetap dalam pantauan tenaga profesional seperti dokter, ahli gizi, hingga psikolog dari klinik LIGHThouse,” beber Esty.

Sepanjang periode kompetisi, para finalis ditantang mengikuti serangkaian program, termasuk workshop dari ahli gizi dan psikolog, mini group, serta beragam mini kompetisi setiap minggunya untuk memotivasi seluruh finalis mendapatkan hasil penurunan berat badan yang optimal.

Pendampingan Psikolog
Dari ajang tersebut, untuk peserta di Surabaya, terjaring 20 pendaftar berdasarkan hasil psiko test dan interview langsung untuk kemudian masuk ke LWC. Mereka mengikuti program selama tiga bulan dengan pendampingan psikolog untuk memotivasi peserta.

Selain itu juga ada workshop dari ahli gizi hingga muncul tiga pemenang terbaik.

“Melalui program LWC, kami ingin mengedukasi sekaligus menginspirasi para pejuang obesitas, bahwa diet dapat dilakukan dengan cara yang menyehatkan dan menyenangkan, hingga membantu para peserta lomba mencapai goal dan impian mereka akan berat badan ideal serta kesehatan yang optimal,” ungkap Esty.

Para Finalis LWC diharapkan bisa menjadi role model yang menginspirasi dengan pengalaman mereka maupun kemampuan akan edukasi gaya hidup sehat ke masyarakat umum.

Hadirnya kompetisi itu merupakan bagian dari komitmen klinik pelayanan penurunan berat badan dan peningkatan gaya hidup sehat ini dalam mendukung gaya hidup sehat masyarakat Indonesia.

Esty berharap program ini bisa menjangkau lebih banyak masyarakat sehingga bisa membantu mereka memperbaiki kualitas hidup dan menjalani gaya hidup yang lebih sehat.

Pahami Karakteristik Tubuh
Sicillia Wiendiyatni mengaku, bahwa pendampingan para ahli selama menjalani kompetisi sangatlah membantu, sehingga banyak manfaat yang ia dapatkan.

“Sekarang saya bisa lebih memahami karakteristik tubuh dan bagaimana pola menjaga kalori yang sesuai kebutuhan tubuh,” tutur salah satu pemenang ini.

Naomi Ernawati Lestari, Mind & Behavior Expert LIGHThouse, menambahkan, LIGHThouse berbeda dengan slimming center lain.

“Antara lain adanya inovasi program. Seluruh pasien mendapat panduan treatment langsung dari ahli gizi dan perawat tersertifikasi,” kata Naomi.

Termasuk menjalani tes kepribadian sebelum menjalani program diet. Karena kepribadian seseorang dapat mempengaruhi pola hidup sehingga berdampak pada solusi pemecahan masalah berat badan masing-masing.

Kemudian obat-obatan di LIGHThouse langsung berada di bawah pantauan supervisi medis. Kelebihan lain adalah safe and effective guna memastikan keamanan produk maupun program kepada pasien. Serta easy to follow karena semua terpersonalisasi sehingga diet mudah dijalankan oleh pasien.

Naomi menekankan bahwa langkah awal untuk menurunkan berat badan adalah dengan mengatur pola pikir pasien akan perilaku diet yang sehat dan seimbang.

Dia menambahkan, guna mendapatkan berat badan ideal yang stabil, perlu kesadaran masyarakat bahwa menurunkan berat badan dimulai dengan mindset yang benar akan program diet yang sehat.

“Mindset ini akan berpengaruh pada pola perilaku pasien, bagaimana mereka mulai memahami bahwa diet yang cepat dan ekstrim guna mencapai berat badan ideal mereka belum serta kesehatan yang optimal,” ungkapnya. wid

Pos terkait