
Arie Hidayat Siswanto meyakini gaya rambut ala Korea masiih jadi tren hingga tahun depan.

Suasana di Arie Harry Salon di lantai 4 Tunjungan Plaza 6 Surabaya.
Untuk gaya potongan rambut Korea ini, kata Arie, mudah distyling atau tidak terlalu banyak effort untuk menata ulang gaya rambut.
“Kalau cuttingan Korea memang tidak memerlukan effort untuk menata yang bagaimana. Cukup curly pakai tong (alat pengkriting rambut) seperti itu,” urainya.
Mengenai potongan Korea ini, setiap orang berbeda karena menyesuaikan bentuk wajah pelanggan. “Ini lebih ke natural, messy tentunya ada (cutting butterfly) beberapa gaya cuttingan dan juga styling adaptasi gaya layer butterfly,” imbuhnya.
Tetapi, diakui Arie, tren Korea ini dapat membuat rambut mengalami masalah kerusakan lantaran pelanggan sering mengubah warna rambut dan sering berubah potongan rambut. “Tapi karena masyarakat masih gandrung K-Pop, maka permintaan gaya rambut rumbai-rumbai ini masih banyak. Biasanya pelanggan minta volume bagian akar. Saya ikuti pasar saja,” ucapnya.
Namun, untuk mengatasi permasalahan rambut tersebut, Arie Harry Salon sudah punya ‘penawar’nya, yaitu K18. Produk perawatan rambut dari Amerika ini diklaim cocok untuk segala jenis rambut, seperti rambut berminyak atau pun kering.
















