50 Warga Nganjuk Antusias Ikut Daftarkan Diri Operasi Katarak PWI Jatim, Tetapi Hanya 28 Orang yang Lolos, Ini Penyebabnya

733 views
Novi Rahman, Bupati Nganjuk yang sempat hadir ke RSUD Nganjuk berdialog dengan salah seorang pasien operasi katarak.

iniSURABAYA.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur bekerjasama dengan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih SCTV-Indosiar, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), menggelar bakti sosial operasi katarak gratis pada Sabtu (29/2/2020).

Kegiatan yang didukung penuh Pemkab Nganjuk serta RSUD Nganjuk itu dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional 2020 dan HUT ke-74 PWI.

Ainur Rohim, Ketua PWI Jatim

Novi Rahman, Bupati Nganjuk yang sempat hadir ke RSUD Nganjuk dan meninjau kegiatan bakti sosial  memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan operasi katarak tersebut.  

“Ini pertama kali dilaksanakan bakti sosial operasi katarak. Sebelumnya bakti sosial lebih fokus pengobatan umum. Alhamdulillah semuanya berlangsung lancar,” kata Ainur Rohim, PWI Jatim didampingi Andik Sukaca, Ketua PWI Nganjuk di sela menyambut kehadiran Bupati Novi Rahman di RSUD Nganjuk.

Ainur Rohim mengaku senang dengan antusiasme warga yang mengikuti bakti sosial operasi katarak ini dan berharap kegiatan kali ini memberikan manfaat bagi mereka.

“Mudah-mudahan setelah matanya dioperasi, penglihatan bapak ibu sekalian menjadi lebih jelas sehingga bisa melakukan aktivitas keseharian dengan lebih baik,” ujarnya di hadapan peserta operasi katarak.

Rencana awal, kegiatan operasi katarak ini menyasar lebih kurang 50 peserta yang semuanya warga Kabupaten Nganjuk. Sebelum menjalani operasi, mereka diwajibkan mengikuti serangkaian tahapan pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi kesehatannya.

“Dari hasil skrining yang dilakukan sejak Senin (24/2) hingga Jumat (28/2), baik oleh tim medis RSUD Nganjuk dan Perdami, ada sekitar 28 orang yang dinyatakan lolos dan bisa menjalani operasi katarak hari ini,” ujar dr FX Teguh Prartono SpPD, Direktur RSUD Nganjuk.

Teguh menegaskan bahwa calon pasien yang tidak lolos skrining untuk melanjutkan ke tahap operasi disebabkan sejumlah kendala, seperti tekanan darah tinggi, gula darah sedang naik, dan kondisinya sedang tidak sehat.

“Untuk kegiatan operasi katarak ini, ada empat dokter spesialis mata dari Perdami yang terlibat, dibantu tim medis RSUD Nganjuk,” tutur Teguh yang didampingi Wakil Direktur Pelayanan RSUD Nganjuk, dr Tien Farida Yani.

Salah satu peserta operasi katarak, Saiful (54), warga Desa Batembat, Kecamatan Pace, Nganjuk, mengaku sangat senang dan terbantu dengan adanya kegiatan bakti sosial operasi katarak ini.

“Sudah lumayan lama mata sebelah kiri saya ini burek (buram) kalau melihat. Mudah-mudahan setelah dioperasi bisa jadi terang lagi,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HPN 2020 tingkat Jatim Teguh LR mengemukakan bahwa bakti sosial operasi katarak merupakan salah satu dari sejumlah rangkaian kegiatan yang digelar PWI Jatim untuk memperingati HPN 2020 dan HUT ke-74 PWI.

“Selain operasi katarak, kami juga mengadakan bakti sosial donor darah, silaturahim ke sejumlah wartawan senior, dan lomba PWI Jatim Idol,” bebernya. dit

#haripersnasional #operasikatarak #pemkabNganjuk #perdami #PWIJatim

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)