Ingin Jadi Masinis? Simak Perjalanan Panjang dan Penuh Tantangan yang Harus Dilalui ‘Sopir’ Kereta Api Berikut Ini

0
3025

“Pengujian kesehatan pada saat seleksi ditujukan agar perusahaan memperoleh pekerja yang berada dalam kondisi kesehatan yang baik dan cocok untuk pekerjaan yang akan dilakukan,” tegasnya.

Hal Ini tentu dapat berdampak positif, karena pada dasarnya SDM adalah investasi penting di sebuah perusahaan. “Masinis juga harus teliti, sigap, tidak mudah stres, serta percaya diri sehingga keselamatan dan keamanan dalam mengoperasikan kereta api dapat terjamin,” ungkap Joni.

Kedua, bagi kamu yang berhasil lolos dan sudah menjadi calon pekerja tidak serta merta langsung menjadi masinis.

Setiap calon pekerja harus menjalani masa percobaan selama kurang lebih tiga bulan. Dalam rentang waktu itu ada beberapa program yang harus diikuti oleh calon pekerja.

Program tersebut antara lain Program Orientasi Kerja dan Basic Development Program (BDP) yang bekerja sama dengan TNI untuk pengenalan dasar terkait KAI dan melatih kedisiplinan pekerja. Setelah menjalani masa percobaan selama tiga bulan, setiap calon pekerja akan dilakukan evaluasi dalam rangka pengangkatan calon pekerja menjadi pekerja tetap, dengan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan fisik.

“Syarat untuk menjadi pekerja organik, calon pekerja harus dinyatakan lulus dalam setiap tahapannya baik Program Orientasi Kerja, BDP, maupun tes kesehatannya,” tutur Joni.

1 2 3 4 5 6 7

Comments are closed.