
Sebelum kegiatan tersebut, dr Billy mengaku, perwakilan dokter Ortopedi telah meninjau kelengkapan medis di RSUD dr M Soewandhie. Karenanya, masyarakat Kota Surabaya tidak perlu lagi pergi ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan medis atau melakukan tindakan operasi.
Sebab, rumah sakit milik Pemkot Surabaya ini telah memiliki prosedur bedah Artroskopi. “Mereka kagum bahwa Surabaya memiliki kelengkapan medis seperti ini yang di negara mereka juga sama dengan yang kita gunakan,” paparnya.
RSUD dr M Soewandhie memiliki alat dan ahlinya sehingga untuk mengatasi persoalan itu cukup di Surabaya sehingga tidak harus ke luar negeri. “Ini pembuktian bahwa para dokter dari luar negeri datang untuk menggunakan apa yang kita punya sebagai sarana untuk belajar,” tuturnya.
Sementara itu, dr Gede Chandra, SpOT(K), pimpinan operasi dalam kegiatan ini mengatakan bahwa dokter yang datang dari luar Indonesia diundang untuk saling bertukar dan memperbarui ilmu pengetahun pada bidang cedera olahraga.
“Selain memiliki ruang operasi yang sesuai, serta sarana dan prasarana yang memadai, RSUD dr M Soewandhie juga memiliki alat-alat yang bisa melaksanakan operasi semacam ini, namanya alat Artroskopi. Yaitu operasi yang menggunakan kamera seperti Endoskopi (pemeriksaan organ tubuh bagian dalam tanpa pembedahan besar) tapi melihat ke dalam persendian, seperti sendi bahu dan lutut,” kata dr Chandra sebagai dokter penanggung jawab asal RSUD dr M Soewandhie.
















