
Warna-warni lampion menyambut Tahun Baru Imlek dipajang di Cafe Taman Surabaya Suites Hotel.
Pada hari Minggu (21/1/2024) disajikan baca puisi yang menampilkan karya para pelukis tersebut. Juga ada permainan musik oleh Arul L & Cholis R, serta atraksi pantomim yang disuguhkan Genk The Low Pantomime.
Melukis Penari Tanduk Majeng
Di minggu berikutnya ada musisi yang menampilkan karya terbaiknya dan dilanjutkan pembuatan gerabah yang berbahan dasar tanah liat. Sedang di minggu ke-4, ada penampil tarian Tanduk Majeng dari Madura, yang dilanjutkan melukis bersama dengan objek lukis penari Tanduk Majeng.
Pameran seni ini akan ditutup pada 4 Februari 2024 dengan pertunjukan Wayang Potehi, kemudian dilanjutkan dengan talk show yang akan dihadiri oleh berbagai narasumber dari bidang kebudayaan dan bahasa, serta pengumuman pemenang lomba fotografi.
“Kami berusaha memadukan konsep acara ini dengan para pelaku seni sehingga semakin mewujudkan interaksi positif antara keunikan setiap individu dan kolaborasi seni budaya, sehingga terjadilah keseimbangan dalam perbedaan,” ujar Johan. ap

















