Media Massa Hadapi Tantangan Serius? Begini Penjelasan Machmud Suhermono

Stikosa-AWS menyelenggarakan seminar nasional bertema ‘Kontribusi Media Penyiaran dalam Meningkatkan Pemahaman Para Pemilih Muda’.
Terkait hal tersebut, Machmud menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyebarkan konten terkait Pemilu 2024 di media sosial, mengingat suasana politik yang intens.
Di forum yang sama yang diadakan secara hybrid tersebut, Immanuel Yoshua Tjiptosoewarno, Ketua KPID Jawa Timur, menguraikan bahwa proses produksi media penyiaran memerlukan investasi besar.
Media penyiaran memiliki tanggung jawab untuk menaati regulasi dan perundang-undangan yang mengaturnya, terutama dalam menyiarkan berita politik menjelang Pemilu 2024.
Yosua menggarisbawahi bahwa pemilih muda memiliki peran penting, dan media penyiaran harus tetap menjaga idealisme jurnalistik dan berperan sebagai penyebar informasi yang netral dan berimbang.
Sementara Yasin Al Raviri, pewarta Jawa Pos TV, menyoroti perubahan perilaku pemirsa muda yang beralih dari menonton media penyiaran tradisional ke media sosial.
















