
Omron Healthcare Indonesia menyerahkan bantuan berupa alat 500 alat tensi digital kepada dokter umum dan klinik di Jawa Timur.
Donasi alat tensi digital ini diharapkan semakin meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Jawa Timur, terutama untuk penanggulangan hipertensi dan stroke.
“Omron Healthcare Indonesia senang sekali bisa bekerjasama dengan PDUI Jawa Timur dalam upaya meningkatkan kesadaran pentingnya pemantauan tekanan darah secara rutin di rumah dan donasi alat tensi digital Omron yang mampu memantau tekanan darah secara akurat, kepada dokter dan klinik di Jawa Timur,” ucap Tomoaki Watanabe, Direktur Omron Healthcare Indonesia.
Di Indonesia, diagnosis hipertensi masih sangat rendah. Laporan WHO menyatakan tingkat diagnosis hipertensi di Indonesia hanya 36 persen lebih rendah dibandingkan Vietnam 47 persen dan India 37 persen.
Hal inikarena rendahnya kesempatan pemeriksaan kesehatan terutama jika tidak ditanggung asuransi atau perusahaan, dan rendahnya kepemilikan alat ukur tensi di kalangan masyarakat.
Tomoaki menekankan pentingnya penderita hipertensi mendapatkan kemudahan akses pada alat ukur tensi yang akurat dan tersertifikasi. Berdasarkan survei yang dilakukan Omron Healthcare Indonesia, hanya sedikit orang yang menyadari pentingnya memonitor tekanan darah mereka sendiri di rumah, sehingga mereka sering kali hanya memeriksakan tekanan darah saat berkunjung ke fasilitas kesehatan.
















