Pemkot Surabaya Gandeng Balai BPOM Ciptakan Pasar Nambangan Bebas dari Bahan Berbahaya

0
1474

Sementara Ferida, Sub Koordinator Sarana Perdagangan Dinkopdag Surabaya mengatakan bahwa tim penilaian dari BPOM RI ingin mengetahui standarisasi mutu pangan di Pasar Nambangan. Mulai dari kebersihan, kualitas barang dan produk, hingga izin edar bahan segar, olahan, dan siap saji.

“Kami upayakan pasar aman dan terhindar dari formalin dan pestisida. Harapannya Pasar Nambangan menjadi pilot untuk pasar lainnya, karena kami sedang menyiapkan Pasar Nambangan sesuai standar SNI sehingga semua pasar mengarah ke SNI dan standar mutu,” kata Ferida.

Budi Sulistyowati, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Besar POM Surabaya mengatakan, pihaknya selama ini rutin melakukan intervensi untuk mengubah pola pikir pedagang terkait menjaga keamanan pangan. Termasuk pula meningkatkan pengetahuan mereka tentang produk yang aman dari bahan berbahaya.

“Edukasi terkait keamanan pangan, ciri-ciri pangan berbahaya, dan pengenalan pangan yang sudah memiliki izin edar sangat penting. Sehingga produk yang dijual di Pasar Nambangan bebas dari bahan berbahaya dan sudah memiliki izin edar,” tandasnya.

Budi melihat upaya Pasar Nambangan dalam mewujudkan keamanan pangan bagi masyarakat dengan baik. Karena itu, Balai POM Surabaya berharap Pasar Nambangan dapat menjadi pasar percontohan bagi pasar lainnya di Kota Pahlawan dalam menjaga standarisasi mutu dan keamanan pangan.

“Bahkan Bapak Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan PD (perangkat daerah) terus memberikan dukungan. Harapan kami, Pasar Nambangan bisa menjadi pasar percontohan bagi pasar lainnya di Surabaya dalam menjaga keamanan pangan,” pungkas Budi. riz

1 2 3

Comments are closed.