
Akun Google Map Morazen Hotel Surabaya dijarah peretas sehingga ada kata-kata tambahan yang sedang viral di dunia maya.
“Untungnya segera kami ketahui, lalu tim IT mengembalikan ke nama semula,” ujar Odex Damanik, Hotel Manager POP! Stasiun Kota.
Informasi yang diperoleh iniSurabaya.com, sedikitnya 38 hotel mulai bintang 2 hingga bintang 5 di Kota Surabaya terdampak ulah hacker. Di antaranya adalah Great Diponegoro, Hotel 88 Kedungsari, Hotel 88 Embong Kenongo, Hotel 88 Embong Malang, serta Tab Hotel Kayoon.
Lainnya juga dialami Surabaya Suites Hotel, Wyndham, Harris Bundaran Satelit, Verwood Hotel, Midtown Residence, Oakwood Hotel & Residence, dan Artotel TS Suites Surabaya.
Menurut Jeffrey Wibisono V, GM Java Lotus Hotel Jember, hacker telah menambahkan nomor WhatsApp di Google My Business milik hotelnya. “Mereka masuk ke edit address dengan menambahkan nomer WA yang bukan milik hotel dan business entity lainnya. Sehingga bila ada tamu hotel yang menelepon seolah-olah mereka adalah petugas reservasi hotel,” tuturnya.
Calon tamu yang menghubungi nomor tersebut, kata Jeffrey, langsung minta uang muka untuk pemesanan kamar yang diinginkan. “Padahal tidak ada ketentuan seperti itu di manajemen kami. Ini sangat merugikan pihak hotel dan tamu,” ucap Jeffrey.
Terpisah, Sri Wardoyo, President Casa Grande Jawa Timur memastikan semua hotel yang terdampak peretasan tersebut telah mengupayakan untuk memulihkan Google My Business masing-masing kembali normal dengan menghapus nomor kontak milik hacker.
















