Ada Motif Batik untuk Upacara Kematian Digunakan ke Pesta? Pakar Batik Ungkap Fakta Berikut

0
954

Dalam rangka memeringati Hari Batik Nasional, 1O1 Style Yogyakarta Malioboro menggelar acara edukasi filosofi motif batik.

iniSURABAYA.com | YOGYAKARTA — Menggunakan kain batik ternyata tidak bisa sembarangan. Ada motif-motif tertentu yang penggunaannya juga secara spesifik di momen khusus.

Tetapi kekhususan tersebut rupanya tidak banyak diketahui masyarakat. “Masih banyak yang belum tahu, ada beberapa motif yang seharusnya dipakai untuk upacara-upacara kematian tapi dipakai untuk pesta,” ungkap Ir RA Yudi Aningtyas, aktivis Paguyuban Pecinta Batik Indonesia (PPBI) Sekarjagad.

Hadir sebagai pembicara Breakfast Talk mengenai filosofi motif batik di Amerta Restaurant, 1O1 Style Yogyakarta Malioboro, pakar batik ini menyatakan, ada pula motif-motif batik yang terlarang untuk dipakai dalam keraton.

“Kegiatan dalam bentuk workshop dan edukasi ini memang membahas filosofi batik dalam siklus kehidupan manusia mulai dari kelahiran hingga kematian,” ujar Iin Fitriani, Human Resource Manager 1O1 Style Yogyakarta.

Iin menambahkan, kegiatan dalam rangkaian peringatan Hari Batik Nasional ini juga mengedukasi tamu dan staf hotel terkait cara berkain dengan berbagai gaya yang tentunya masih bisa dipakai sehari-hari.

Pengalaman ini dijadikan sebagai cikal bakal wawasan yang tentunya bisa disebarkan ke khalayak di waktu yang akan datang oleh para karyawan. “Kegiatan edukasi ini penting sebagai salah satu cara kami untuk bisa meningkatkan kualitas karyawan dengan menambah ilmu yang mungkin baru bagi mereka,” tegasnya.

1 2

Comments are closed.