Pemkot Surabaya Luncurkan Program Nasi Ikan: Pastikan Setiap Anak Mendapatkan Perhatian dan Haknya

Dinas Pendidikan Kota Surabaya bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya hadirkan inovasi Nasi Ikan.
“Orang tua tidak perlu lagi repot-repot mengurus dokumen tersebut secara terpisah. Melalui sekolah, mereka dapat melakukan semua ini secara online,” urainya.
Dengan integrasi data yang lebih baik, sekolah diharapkan tidak lagi menghadapi kesulitan dalam permintaan data dari berbagai pihak. “Data yang terintegrasi akan mencakup semua informasi penting, mulai dari tanggal lahir hingga nama orang tua, yang akan memudahkan proses pendaftaran dan administrasi lainnya,” paparnya.
Menurut Eddy Christijanto, Kepala Dispendukcapil Surabaya, kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kualitas data yang dimiliki Pemkot Surabaya, serta memberikan kemudahan akses bagi orang tua dan anak-anak.
Dengan sistem yang lebih terstruktur, diharapkan tidak ada lagi data hilang atau terulang, terutama saat anak-anak menjelang usia 17 tahun ketika perlu mengurus KTP.
Eddy Christijanto menegaskan, dengan adanya program Nasi Ikan, Surabaya berkomitmen tidak hanya menjadi kota yang ramah anak, tetapi juga kota yang memberdayakan dan melindungi generasi penerusnya.
“Visi besar program ini adalah memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, terlepas dari latar belakang sosial atau ekonomi mereka,” katanya.
















