
Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya
Cak Eri lalu memberi contoh. “Saya melamar sebagai kabid perizinan. Nah itu akan membuat janji menjadi perizinan itu tidak ada yang terlambat, dan tidak membuat orang bingung,” cetusnya.
Ketika sudah berjanji seperti itu, kata Cak Eri, maka harus ada catatan di bawahnya. “Jika ada (perizinan) yang terlambat siap mengundurkan diri. Jadi masyarakat bisa menilai,” paparnya.
Rencananya, paparan ini bakal dilakukan secara terbuka. Tujuannya, agar masyarakat tahu proses paparan yang dilakukan oleh masing-masing pejabat pemkot.
“Jadi sehari itu kan langsung, misal sehari seleksi kasi, besoknya subkoord, kemudian besoknya lagi kabid,” pungkasnya. wid
















