
Tabur bunga di makam leluhur mewarnai kegiatan ruwatan di Dukuh Gabung Desa Sedati Gede Sidoarjo.
Acara hari itu berlanjut dengan tasyakuran, makan bersama anak yatim. “Makanannya sumbangan warga, termasuk yang dari Jatiroso Catering kebetulan pemiliknya warga dusun juga,” tegasnya.
Siang harinya, digelar pertunjukan wayang kulit menampilkan Ki Suparno sampai sore hari. Malam harinya, masih menampilkan pementasan wayang kulit dengan Ki Agung Dhonopo.
“Dua dalang ini dari Desa Krembung Sidoarjo,” imbuh Abdul Wachid. Sedikitnya 1000 orang hadir di puncak Ruwatan Dukuh Gabung tersebut.
Di antaranya hadir tokoh masyarakat setempat, seperti kepala desa, camat, jajaran kepolisian, dan koramil. “Ruwatan atau Bersih-bersih Dukuh ini ritual tahunan yang kami lakukan setiap bulan Sya’ban,” katanya.
Abdul Wachid menyatakan,”Dengan harapan ketika masuk Ramadan dan hari raya (IdulFitri) kampung ini sudah bersih, sehingga kami bisa menjalankan ibadah dengan hati bersih juga.” ap

















