Dinobatkan Jadi Tokoh Pers 2025, Inilah Perjalanan Luki sebagai Jurnalis

0
2498

Lulus dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga Surabaya pada 1991, dia langsung menjadi wartawan di Harian Sore Surabaya Post, sebuah surat kabar regional yang masyhur kala itu.

Bersama Surabaya Post, Luki dikenal sebagai sosok yang tak hanya cakap menulis, tapi juga lihai mendekati narasumber. Penampilannya yang necis dan tutur katanya yang halus dan santun membuat narasumber menaruh kepercayaan untuk memberikan informasi-informasi A1 yang memperkaya reportasenya.

Jiwa kepemimpinan dan bisnisnya baru terasah saat Surabaya Post akan dilikuidasi pada tahun 2001. Dari seorang jurnalis, ia menjadi ketua tim penyelamat Surabaya Post.

Dari seorang reporter, ia menjadi redaktir dan kemudian didaulat  menjadi Direktur Niaga. Ia masuk manajemen sebagai wakil 53 karyawan yang memiliki saham dan mempertaruhkan pesangonnya untuk menghidupkan kembali Surabaya Post.

Keluar dari Surabaya Post, Luki mencoba peruntungan membangun media massa sendiri bersama empat karibnya. Kali ini dia mencoba hal baru, media massa dalam jaringan (daring) atau online.

1 2 3 4

Comments are closed.