
Bagas D Bawono
Jalan-jalan yang dulu dikuasai geng kini dipenuhi anak-anak yang bermain bebas. Warung-warung kembali buka hingga larut malam tanpa takut dirampok. Masyarakat tak lagi hidup dalam bayang-bayang maut setiap hari.
Apa yang membuat perubahan ini begitu cepat dan efektif? Kuncinya adalah tindakan ekstrem namun terukur. Bukele tahu bahwa melawan geng tak bisa setengah hati.
Maka ia membangun sebuah penjara superbesar bernama CECOT (Centro de Confinamiento del Terrorismo)—Pusat Penahanan Bagi Para Gangster dan Teroris.
Penjara ini dibangun untuk menampung lebih dari 40.000 kriminal. Ini bukan sekadar penjara, melainkan simbol perang melawan kejahatan yang selama ini mencengkeram leher rakyat.
Lebih dari 60.000 anggota geng ditangkap sejak program pembersihan ini dimulai. Operasi dilakukan terus-menerus, bahkan hingga ke pelosok. Mereka yang dulu merasa tak tersentuh oleh hukum, kini mendekam dalam jeruji besi.
















