
Joko Anwar (kanan) didampingi Morgan Oey dan Omara Esteghlal saat diskusi dengan penonton di Stuio XXI Royal Plaza Surabaya.
iniSURABAYA.com — Indonesia gelap itu bakal terjadi tahun 2027. Visualisasi kesuraman di Tanah Air itu disajikan Joko Anwar lewat drama aksi penuh kekerasan di film terbarunya, ‘Pengepungan di Bukit Duri’ (The Siege at Thorn High).
Joko Anwar, sang sutradara mengaku film yang bakal tayang serentak di seluruh gedung bioskop Indonesia pada 17 April 2025 itu merespons situasi terkini Indonesia.
Menurut Joko Anwar, naskah film tersebut sebetulnya sudah disodorkan ke produser sejak 2007. Tetapi proses produksinya sempat tertunda hingga akhirnya dipastikan rilis di tahun ini.
“Situasinya masih relevan tentang isu kekerasan dan urgensi pembenahan pendidikan Indonesia, menyangkut masa depan remaja Indonesia yang terjebak dalam situasi terpuruk,” ungkapnya, Minggu (13/4/2025).
Ditemui usai gelaran nonton bareng ‘Pengepungan di Bukit Duri’ di Studio XXI Royal Plaza Surabaya, Joko Anwar menegaskan, ‘Indonesia gelap’ jadi ancaman nyata jika kita semua tak bersuara untuk melakukan pembenahan.















