Titiek Puspa, Berkarya hingga Detik Terakhir

0
2729

Titiek Puspa kala masih belia

Lahir di Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan  pada 7 November 1937, Sudarwati tumbuh berkembang dalam kultur Jawa, sebagai anak dengan cita-cita sederhana, menjadi guru taman kanak-kanak.

Namun dunia sudah sejak dini memintanya untuk menghiasi panggung meski  ditentang oleh orang tuanya, Tugeno Puspowidjojo dan Siti Mariam.

Dalam diam dan perlawanan terhadap keinginan orang tua, ia mengikuti lomba menyanyi dengan nama samaran, Titiek Puspo. Titiek adalah panggilannya sehari-hari dan Puspo dikutip dari nama sang ayah.

Dari samaran itulah lahir nama yang kelak menjadi lambang abadi dedikasi dalam dunia seni, Titiek Puspa.

Nama panggung itu kemudian dimantapkan oleh Presiden Soekarno sendiri —sebuah pengakuan dari seorang pemimpin kepada seorang yang akan memimpin dalam cara berbeda yakni memimpin perasaan, memimpin nada dan memimpin cerita.

1 2 3 4 5 6

Comments are closed.