International Apparel & Textile Fair 2025: UMKM Binaan KAI Tembus Dubai

IATF merupakan pameran dagang tekstil terbesar di kawasan Timur Tengah, dengan lebih dari 450 peserta dari 22 negara. Tahun lalu, nilai transaksi potensial yang tercatat mencapai USD 890 juta, dengan 40 persen di antaranya berasal dari kategori fesyen aksesori dan kerajinan.
Kayana by Tyaoza, UMKM asal Sawahlunto, Sumatra Barat menghadirkan koleksi tas kulit berornamen Songket Silungkang. Desainnya memadukan keanggunan tradisi Minangkabau dan fungsi modern, membidik segmen pasar premium Timur Tengah dan Eropa.
Identix Batik Tulis UMKM asal Semarang, menonjolkan wastra tulis bermotif kontemporer dalam koleksi bertajuk Pride of Culture. Seluruh produk dibuat secara handmade, menggunakan pewarna alami, serta menerapkan prinsip produksi hijau yang berkelanjutan dan etis.
Mitra binaan tersebut dipilih melalui proses kurasi ketat sebagai bagian dari program Mitra KAI Go Global.
Selain pameran, kedua UMKM mengikuti sesi business matching dengan lebih dari 120 buyer dari Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Qatar. Fokus negosiasi mencakup produk private label tas kulit, serta seragam batik korporasi dengan nilai ekonomi tinggi.
















