
Ilustrasi: Demo pengemudi ojol di Jakarta. (sumber @X)
“Kami lebih memilih jalur dialog dan advokasi kebijakan. Itu sikap kami,” cetusnya.
Andi menyatakan, aksi yang tidak jelas arah dan tujuannya justru bisa merugikan nasib pengemudi ojol. “Siapa yang mau tanggung jawab kalau terjadi seperti itu?!” sergahnya.
KON mengajak semuanya, termasuk pemerintah, perusahaan aplikasi, dan masyarakat sipil, untuk rembukan melibatkan komunitas pengemudi ojol secara langsung dalam proses penyusunan regulasi kemitraan digital yang adil, fair dan sesuai dengan cara kerja ojol saat ini. riz















