
Dokter Dicky Firmansyah dari RSIA Kendangsari Surabaya memaparkan ancaman penyakit demam berdarah dengue di tengah acara peringatan Hari Anak Nasional di Kebun Binatang Surabaya, Minggu (20/7/2025).
iniSURABAYA.com – Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi ancaman serius masyarakat Indonesia. Kasusnya dalam dua tahun terakhir memperlihatkan peningkatan, dan Jawa Timur menempati posisi ke-3 setelah Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Di tahun 2023 misalnya tercatat 114.720 kasus DBD di seluruh Tanah Air, meningkat jadi 218.356 kasus di tahun 2024. Dari angka tersebut, di Jatim tercatat 9.401 kasus (2023), dan naik jadi 25.171 kasus (2024).
“Yang memprihatinkan, bukan cuma hanya kasusnya yang meningkat. Angka kematian (akibat DBD) pun meningkat,” tegas dr Dicky Firmansyah dari RSIA Kendangsari Surabaya kepada iniSurabaya.com, Minggu (20/7/2025).
Ditemui di tengah peringatan Hari Anak Nasional yang diselenggarakan RSIA Kendangsari di Kebun Binatang Surabaya, dr Dicky menambahkan, angka kematian akibat DBD di Jatim mengalami lonjakan dari 894 di tahun 2023 jadi 1.259 (2024).
“Perlu perhatian serius seluruh masyarakat agar angka kematian menurun,” begitu pesannya.
















