
Penulis yang sudah merilis delapan buku, termasuk ‘Catatan Perjalanan Jurnalis, Cinta, dan Kehidupan’ ini berharap peserta AI Visual Art Competition #2 menghasilkan karya yang sesuai tujuan kompetisi ini.
“Karena itu, karya peserta dalam bentuk video dengan durasi minimal 30 detik dan maksimal 120 detik atau dua menit,” tegasnya.
Mas Pra menambahkan, lomba terbuka untuk umum tanpa dibatasi usia dan domisili.
Ketentuan lain, peserta bebas menggunakan semua jenis aplikasi AI (artificial Intelligence) dengan kreasi yang tidak mengandung unsur ujaran kebencian, SARA, dan pornografi.
Karya boleh dibuat menggunakan AI murni (prompt generative AI) ataupun AI hybrid (kolaborasi AI bersama kreator) tentang suasana objek wisata Kota Surabaya dengan sajian menarik dan informatif sebagai panduan wisatawan untuk berkunjung.

















