
Musisi-musisi muda yang masih mengenyam pendidikan di ISI Yogyakarta tampil spesial di pentas 'Perayaan Suara Rasa' di Amadeo Music Hall Surabaya.
Karena itu pula, kata jurnalis yang dikenal memiliki passion kuat di dunia seni ini, dipilihlah repertoar dari berbagai komponis dan era dipilih untuk merayakan rasa kasih yang melampaui ruang dan waktu.
Bagi Dua Ketuk, pementasan ‘Perayaan Suara Rasa’ merupakan yang pertama dilakukan di luar Yogyakarta.
“Perlu waktu sekitar dua bulan untuk pementasan ini,” tutur Hati Bening, pendiri Dua Ketuk kepada iniSurabaya.com.
Lulusan Sekolah Menengah Musik Yogyakarta yang melanjutkan studi di Prodi Seni Musik ISI Yogyakarta ini sebelumnya pernah menjadi pimpinan produksi konser SKSO #7 di Yogyakarta. “Fokus Dua Ketuk memang sebagai event organizer musik klasik,” imbuhnya.
Gadis kelahiran Malang yang baru berusia 18 tahun ini berharap, ‘Perayaan Suara Rasa’ yang disajikan secara gratis ini bisa meyakinkan penikmat musik bahwa pertunjukan musik klasik tak selalu identik dengan kesan eksklusif dan mahal. ap

















