
Pungky Kusuma, GM Quds Royal Hotel Surabaya (nomor 3 dari kiri) bersama tamu dari kalangan profesional saat menikmati aneka menu Asia. (foto: dok)
Menurut Pungky, ragam menu Asia itu sebagai upaya untuk menyajikan pilihan alternatif menu makanan yang berbeda.
“Khususnya untuk makan siang dan makan malam,” tuturnya.
Manajemen hotel berbintang tiga dengan konsep syariah ini meyakini, aneka masakan Asia yang disajikan secara ala carte tersebut mampu memberikan lebih banyak pilihan menu bagi penggemar kuliner, untuk mencoba menikmati sesuatu yang berbeda dari menu masakan Timur Tengah yang selama ini banyak dijumpai di berbagai gerai di sepanjang Jalan KH Mas Mansyur yang dikenal sebagai Surabaya Arabian Square.
Berbagai menu masakan dalam Asian Food Festival ini diyakini akan menjadi menu pilihan baru bagi para business owner, profesional dan karyawan perusahaan yang berkantor di kawasan Jalan KH Mas Mansyur, area Perak dan Surabaya Utara untuk makan siang atau makan malam bersama kolega kantor, atau menjamu relasi bisnis perusahaan.
Bagi kalangan gen Z dan milenial, Restoran Delima juga menyediakan berbagai kudapan praktis seperti chicken dumpling, siomay udang ala Hongkong, cheese chicken teriyaki, chicken steak hotplate, Asian snack platter dan Malay Chicken Satay Hotplate dengan bumbu rempah kacang pedas legit.

















