
Kemudian disusul prosesi paparan karya finalis dan pengumuman pemenang diakhiri penyerahan hadiah di Trans Icon Mall Surabaya pada Rabu (17/9/2025). “Dengan mempertimbangkan eskalasi peristiwa belakangan, maka kegiatan-kegiatan tersebut otomatis ditiadakan,” imbuhnya.
Sementara Ari Prabowo, Ketua Panitia AI Visual Art Competition #2 mengatakan, dari total 68 orang yang mendaftarkan diri, hingga batas akhir periode pengiriman karya, pihak panitia menerima 30 karya video dari 28 peserta.
“Ada satu-dua yang mengirimkan dua karya. Lainnya rata-rata mengirimkan satu karya video,” urainya.
Sebelum keputusan pembatalan lomba, panitia sedang melakukan verifikasi data dan dan seleksi internal sebelum kemudian diserahkan ke para juri yang antara lain berasal dari para akademisi Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya dan Universitas Dinamika Surabaya, serta PHRI Kota Surabaya.
“Kami sampaikan apresiasi atas dukungan peserta, sponsor, serta pihak-pihak yang mendampingi penyelenggaraan acara ini. Kami berharap situasi dan kondisi di Tanah Air segera kembali pulih normal,” pungkasnya. *
















