
Teo menyatakan bahwa konsep kompetisi ini mendorong sinergi antara orang tua dan anak.
“Nilai tertinggi bukan hanya dari tampilan dan rasa minuman, tetapi dari bagaimana anak dan orang tua bekerja sebagai tim. Kolaborasi dan kreativitas menjadi poin penting dalam perlombaan ini,” tegasnya.
Setelah melalui penjurian, panitia mengumumkan tiga pemenang utama. Juara 1 diraih Aghnia, Juara 2 Abizar Ibrahim, dan Juara 3 Arsenio. Orang tua Abizar, yang meraih Juara 2, mengatakan kegiatan ini menjadi pengalaman baru yang berkesan.
“Anak saya jadi tahu proses membuat minuman, bukan hanya membeli. Dia belajar fokus dan berani mencoba. Konsep lombanya bagus karena orang tua juga ikut terlibat,” tuturnya.
Acara berlangsung meriah dan interaktif dengan suasana kekeluargaan. Pihak hotel berencana menjadikan kompetisi ini sebagai agenda tahunan sekaligus ajang promosi edukasi dunia kopi secara positif.

















