
HM Chenghoo Djadi Galajapo dan Meliana Prastianingsih. (foto: dok)
Terkait organ tubuh lain, termasuk ginjal, Djadi menyatakan segera mendatangi RSUD Dr Soetomo Surabaya. “Saya akan cari informasi lebih lanjut tentang donor organ tubuh ini melalui RSUD Dr Soetomo,” kata Djadi yang juga dikenal sebagai MC acara ini.
Djadi menandaskan, komitmen mendonorkan organ tubuh ini sebagai upaya mewujudkan tekadnya memberi manfaat pada masyarakat luas. “Biasanya ulang tahun kan dapat kado. Untuk menandai ulang tahun pernikahan kami ini, justru memberikan kado untuk kemanusiaan!” cetus Djadi yang sudah donor darah di PMI lebih dari 126 kali.
Djadi menekankan, di setiap momen penting dalam kehidupan pribadinya beserta keluarga maupun perjalanan karier yang dijalani sekitar 40 tahun, dia selalu menandai dengan upaya menggerakkan sesuatu.
Misalnya ‘Gerakan Takut Dosa’ dan ‘Gerakan Artis Anti-maksiat. “Gerakan ini saya deklarasikan ketika banyak artis tersangkut kasus narkoba. Selain itu juga ada ‘Gerakan Aksi Bela Kemanusiaan’,” ucap ayah dua anak ini.
Dan untuk menandai kebersamaannya dengan sang istri kali ini, Djadi mendeklarasikan Gerakan Donor Organ Tubuh. “Ini wujud kontribusi positif saya dan keluarga bagi masyarakat. Prinsipnya, ‘Hidup Donor Darah, Mati Donor Organ’. Artinya saat masih hidup saya rutin donor darah. Saat nanti mati, organ tubuh ini saya sumbangkan untuk kemanusiaan, sehingga ‘hidup penuh bahagia, mati penuh keindahan’,” ujarnya penuh semangat. ap
















