
Pengurus dan anggota IKWI PWI Jatim berkesempatan menyaksikan proses produksi minuman kemasan Siiplah.
Endang Suprapti mengatakan, kunjungan ke Kusuma Agro Wisata Kota Batu ini atas undangan Edy Antoro, founder Kusuma Agro Wisata-Batu. Pria berusia 67 tahun ini merintis agrowisata tahun 1988 dengan dimulai wisata petik apel.
Kemudian disusul wisata petik strawberry dan berkembang ke banyak usaha lain, seperti perhotelan, real estate, industri minuman, budidaya pertanian agroponik dan banyak lagi.
Dia termasuk startup yang sukses. Dengan filosofi berbisnis dan berbuat baik Edy Antoro dinilai telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan agrowisata di Indonesia, khususnya di Kota Batu.
Edy Antoro bahkan menjadi inspirasi masyarakat Kota Batu dalam pengembangan agrowisata. “Istilah populernya, ikon Kota Wisata untuk Kota Batu tak bisa dipisahkan dengan Edy Antoro,” tandasnya.
Endang menyatakan, kunjungan ke Kusuma Agro Wisata selain untuk menambah wawasan juga merupakan pengalaman yang baru bagi anggota IKWI PWI-Jatim. Dalam kesempatan ini, Endang juga menyampaikan kepada pengurus dan anggota tentang pra konggres IKWI yang akan digelar pada Februari 2026 di Banten. wid
















