Inilah Momen Heroik Tim Dapur Umum Mbok Dar Mortir Bagikan Makanan Berbungkus Daun Pisang di Parade Surabaya Juang

0
599


Menurut Ita, kostum yang mereka kenakan pun disesuaikan peran yang dimainkan.

“Kebaya yang kami pakai adalah kebaya sederhana, bukan brokat atau berpayet. Zaman dulu kebaya mewah hanya milik kaum bangsawan, sedangkan perempuan dapur umum berasal dari kalangan rakyat biasa,” ungkapnya.

Sementara Wira Lina, Ketua Parfi Jatim mengaku sangat senang bisa ikut serta dalam kegiatan penuh makna itu. Ia mengaku pengalaman tersebut memberinya kesempatan memahami lebih dalam peran besar perempuan di balik perjuangan kemerdekaan.

“Rasanya haru sekali bisa ikut membagikan makanan sambil mengenakan kebaya sederhana seperti ibu-ibu jaman dulu. Ini bukan sekadar tampil, tapi mengenang perjuangan mereka,” ujar Wira Lina yang berperan sebagai Mbok Dar.

Pembagian makanan oleh Tim Dapur Umum Mbok Dar Mortir mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memadati area parade. Banyak warga yang antusias karena turut kebagian makanan dan mengabadikannya dengan berfoto bersama para ‘ibu pejuang’ berkebaya itu.

1 2 3 4

Comments are closed.