
Neneng dan Tata penyandang disabilitas dari UPTD Kampung Anak Negeri unjuk karya mereka. (foto-foto: dok/IST)
iniSURABAYA.com – Setiap individu memiliki ruang untuk berkarya dan dihargai, tanpa terkecuali. Semangat itulah yang melatari digelarnya pameran lukisan dan kerajinan tangan karya para penyandang disabilitas di bawah naungan UPTD Kampung Anak Negeri dan komunitas Disabilitas Berkarya.
Sebanyak 28 lukisan dan puluhan kerajinan tangan yang antara lain berupa gelang, tas tangan, kain shibori, bando, hiasan meja, dan strap gawai dipajang di area lobi Dafam Pacific Caesar Surabaya. Pameran bertajuk ‘Duniaku Seru #SetaraBerkarya’ yang diinisiasi hotel di kawasan Surabaya Timur ini berlangsung selama sebulan hingga 3 Januari 2026.
Hogi Budiarto, General Manager Dafam Pacific Caesar Surabaya menyatakan bahwa pameran ‘Duniaku Seru #SetaraBerkarya’ yang digelar dalam rangka peringatan Hari Disabilitas Internasional tersebut sebagai wujud nyata dukungan untuk menciptakan ruang apresiasi inklusif.
“Pameran ini tidak hanya untuk memperlihatkan kemampuan mereka. Tetapi juga membuka ruang bagi publik untuk berinteraksi, mengapresiasi, serta menjalin keterhubungan yang lebih empatik dengan komunitas difabel,” tegasnya.
Hogi meyakini bahwa setiap anak memiliki dunia yang seru dan penuh potensi. “Melalui pameran ini, kami ingin membuka ruang yang setara agar mereka dapat menunjukkan karya terbaiknya dan mendapatkan apresiasi yang layak,” tandasnya.
















