Surabaya Jadi Pemenang the Bloomberg Philanthropies Mayors Challenge 2025–2026, Simak Fakta Berikut

0
334

Selain mendorong perubahan perilaku yang lebih ramah lingkungan, program ini juga mencakup pelatihan bagi produsen berbasis komunitas agar mampu menciptakan lapangan kerja layak, memperkuat ekonomi sirkular Surabaya, serta menjaga kelestarian Sungai Brantas dan kesehatan generasi mendatang.

“Inisiatif ini membantu Surabaya mengurangi limbah berbahaya, melindungi Sungai Brantas, dan menekan beban TPA sekaligus menciptakan pekerjaan hijau bagi masyarakat. Program ini membuktikan bahwa perlindungan lingkungan dan pemberdayaan komunitas dapat berjalan seiring,” paparnya.

Dedik menyatakan, hasil uji coba di Surabaya menunjukkan dampak yang terukur dan signifikan. Penggunaan popok sekali pakai pada keluarga peserta menurun hingga 80 persen, disertai penurunan tajam kasus ruam popok serta tidak ditemukannya laporan infeksi saluran kemih.

Selain itu, pembuangan popok ke sungai berhasil dihentikan dengan tingkat adopsi mencapai 99 persen dari 300 keluarga peserta. Dalam satu bulan, uji coba tersebut mampu mencegah lebih dari tujuh ton sampah popok, meskipun cakupannya masih sekitar 0,2 persen bayi di Surabaya.

“Capaian ini menjadi bukti bahwa perubahan perilaku masyarakat dapat dibangun melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif. Ke depan, praktik inovasi ini terus kami perluas agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan lingkungan,” urainya.

1 2 3 4 5

Comments are closed.