
Simulasi pernikahan di acara Wedding Showcase yang diadakan Luminor Hotel Sidoarjo.
iniSURABAYA.com | SIDOARJO – ‘Tarak’ atau berpuasa makanan tertentu menjelang prosesi pernikahan ternyata mitos yang seharusnya ditinggalkan pasangan pengantin. “Itu tinggalan penjajah Belanda yang tujuannya agar masyarakat kita kekurangan gizi.”
Pernyataan itu ditegaskan dr Setya Budi Pamungkas SpOG dari RSIA Kirana Sidoarjo saat tampil di sesi Talk Show Wedding Showcase yang diadakan Luminor Hotel Sidoarjo, Minggu (8/2/2026). “Karena yang ditarak justru makan makanan bergizi seperti daging dan sejenisnya,” tandas dr Setya Budi.
Padahal, kata dokter spesialis kandungan ini, pasangan pengantin, khususnya pengantin wanita harus meningkatkan asupan gizi agar kesehatan terjaga saat mengandung nanti.
Di kesempatan itu, dr Setya Budi juga memapar sejumlah informasi penting bagi calon pasangan pengantin, menjelang prosesi pernikahan, di awal masa pernikahan hingga hadirnya sang buah hati.
Menurut Svastika Putri, Marcomm Executive Luminor Hotel Sidoarjo, Wedding Showcase ini diharapkan menjadi wadah inspiratif bagi calon pengantin untuk mewujudkan pernikahan impian dengan konsep elegan, berkelas, dan berkesan.
















