Data Nasabah Diduga Bocor, BNI Beri Pernyataan Begini

(foto: IST)
BNI juga mengimbau nasabah tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Nasabah diminta merujuk pada kanal resmi BNI melalui www.bni.co.id, media sosial @BNI46, maupun layanan BNI Call 1500046.
“Nasabah juga diimbau untuk mengganti password transaksi dan PIN secara berkala guna menjaga keamanan akun dan transaksi perbankan,” pesannya.
Informasi mengenai dugaan kebocoran ini diperoleh dari unggahan akun Facebook milik Josua M Sinambela yang mengulas detail data yang diduga telah tersebar.
Dalam unggahannya disebutkan, pelaku telah membocorkan sekitar 200 GB data dalam dua bagian berbeda yang disebut berasal dari periode 2024 dan 2025. Dari hasil analisis awal, mayoritas dokumen yang bocor berkaitan dengan nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI.
Isu kebocoran data juga mencuat di akun media sosial X @H4ckmanac yang mengunggah tangkapan layar forum yang menampilkan sampel data yang diklaim sebagai milik nasabah BNI.
Unggahan tersebut menyebut ada penjual yang menawarkan dataset bertajuk “Bni.co.id bank of Indonesia free data” dan diklaim menyasar nasabah bank pelat merah tersebut. */ap
















