
Perumda KBS resmi menjalin kerjasama konservasi dengan iZoo Shizuoka, Jepang. (foto: Diskominfo)
Ia juga mengungkapkan bahwa proses kerja sama tersebut telah melalui pembahasan panjang sejak sekitar satu dekade lalu hingga akhirnya dapat direalisasikan. Eri berharap kerjasama ini dapat meningkatkan animo masyarakat terhadap KBS maupun iZoo, sekaligus mendorong inovasi dalam menghadirkan koleksi satwa baru.
“Semoga peminjaman satwa ini bisa menaikkan animo masyarakat yang ada di Surabaya maupun di Shizuoka Jepang,” begitu harap Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia ini.
Eri juga mengisyaratkan akan adanya peminjaman satwa dari iZoo Jepang yang akan menjadi daya tarik baru di KBS. “Saya ingin merahasiakan dulu sampai binatangnya datang. Jadi itu menjadi surprise-nya untuk orang Surabaya karena warnanya merah. Bukan reptil tapi mamalia,” cetusnya.
Hasil Pengembangbiakan di KBS
Sementara Nurika Widyasanti, Direktur Operasional Perumda KBS mengatakan bahwa komodo yang dipinjamkan merupakan hasil pengembangbiakan di KBS. Satwa tersebut menjadi salah satu bentuk keberhasilan KBS dalam konservasi.
“Selama ini memang satwa komodo berkembangbiak di KBS dan menjadi salah satu satwa yang berhasil dikembangbiakan di KBS,” ujarnya.
















