
Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya di eks Hi Tech Mal Surabaya. (foto: dok DIskominfo)
Iman menambahkan, area basement tersebut nantinya mampu menampung sekitar 40-50 tenan industri kreatif sekaligus food and beverage (F&B). “Untuk F&B itu ada area sendiri, industri kreatif seperti motor custom dan sebagainya itu ada sendiri. Mungkin sekitar 40-50, bisa lebih sih, tapi sementara ada 50 tenan,” paparnya.
Sedangkan di lantai dasar, Iman menyebutkan, saat ini juga sedang proses pembuatan tempat industri kreatif. Rencananya, area lantai dasar itu digunakan sebagai Koridor Space. Di area tersebut juga akan ada dibuat tempat ibadah.
“Lantai dasar juga proses pembuatan industri kreatif juga, Koridor yang ada di Siola itu nanti kita pindahkan ke area lantai dasarnya eks Hi-Tech mal. Sama pembuatan masjid baru di situ,” imbuhnya.
Iman berharap, penyelesaian tersebut bisa segera tuntas pada pertengahan Juni 2026, dan semua harus sudah klir pada awal Juli 2026. “Karena nanti bulan Juli ada pesta rakyat Surabaya, dan rencananya digelar di SBEC (Surabaya Expo Center), jadi bersamaan dengan itu,” tandasnya. */ana/ap
















