
Pilihan pertama adalah Steak & Egg Ramen atau Grilled Chicken Ramen, yang menawarkan perpaduan kuah hangat dengan cita rasa gurih. Bagi pencinta makanan yang lebih ringan, tersedia Congee dengan Homemade Chili Oil, sementara GulTik atau gulai tikungan hadir sebagai interpretasi modern dari salah satu kuliner kaki lima legendaris Jakarta.
Tak hanya makanan, Artotel juga memperkenalkan minuman khas bertajuk Crush Koffie & Cream.
Terinspirasi dari kopi tubruk Indonesia, minuman ini memadukan karakter kopi yang kuat dengan tekstur krim yang lembut sehingga menghadirkan sensasi hangat yang cocok dinikmati sebagai penutup malam.
Rizdian Siregar, Director of Food & Beverage Artotel Group mengatakan menu yang paling dicari pelanggan sering kali bukan hidangan yang rumit, melainkan makanan yang mampu menghadirkan rasa nyaman ketika seseorang belum tahu ingin menyantap apa.
“Kami tidak menciptakan makanan untuk jam tertentu. Kami menciptakan makanan yang benar-benar diinginkan orang, baik setelah bekerja, setelah makan malam, maupun ketika ingin menikmati malam dengan santai. Semangkuk ramen hangat, congee, atau secangkir kopi yang tepat tidak pernah membutuhkan alasan,” ujarnya.
Menurut Rizdian, The Late Shift lahir dari kebiasaan sederhana yang sering dialami banyak orang, yakni mencari makanan yang mampu menghadirkan rasa nyaman setelah aktivitas sehari penuh.
















