Biaya Perawatan Gigi di Indonesia Ternyata Termahal Kedua di ASEAN, Dokter Ini Ungkap Kebiasaan Sepele yang Bikin Boros

0
39


Konsumen tidak lagi sekadar mencari produk yang menghasilkan busa melimpah, tetapi juga memperhatikan kandungan aktif yang benar-benar mampu merawat kesehatan gigi dan mulut.

Tren Belanja Daring
Perubahan perilaku tersebut juga tercermin dari tren belanja daring. Berdasarkan data Markethac periode Maret-Juni 2026, penjualan pasta gigi untuk gigi sensitif terus meningkat di berbagai platform e-commerce.

Kanal TikTok Shop by Tokopedia menguasai sekitar 58,2 persen pangsa pasar, disusul Shopee dengan 41 persen, menunjukkan bahwa media sosial kini menjadi ruang penting untuk edukasi sekaligus penjualan produk kesehatan.

Praktisi kesehatan gigi yang dikenal melalui akun TikTok ‘Malaikat Pencabut Gigi’, drg Zahrah Almira Cita Utami menilai tingginya biaya perawatan gigi sebenarnya dapat ditekan jika masyarakat lebih disiplin melakukan pencegahan sejak dini.

Menurutnya, banyak pasien berharap giginya langsung tampak lebih putih hanya dengan menggunakan pasta gigi pemutih. Padahal, kebiasaan seperti merokok, rutin minum kopi atau teh, serta mengonsumsi makanan berwarna pekat akan membuat noda terus menumpuk di permukaan gigi.

1 2 3 4

Comments are closed.