Inilah Wajah Baru Stasiun Gambir: Hadirkan Area Kuliner, Hotel, dan Rooftop Park

Ilustrasi: Stasiun Gambir (foto: dok PT KAI)
Dalam kajian pengembangan bertajuk New Gambir, KAI merancang kawasan ini sebagai Modern Station & Lifestyle Hub. Konsep tersebut menggabungkan fungsi stasiun dengan pusat gaya hidup melalui pengembangan area ritel, pusat kuliner, lounge, hotel transit, ruang pertemuan, taman atap (rooftop park), hingga ruang publik yang bisa dimanfaatkan masyarakat.
Area komersial baru yang direncanakan mencapai sekitar 15.479 meter persegi, sedangkan hotel dan fasilitas pertemuan akan menempati lahan sekitar 3.756 meter persegi.
Tampung 310 Tenant Baru
Jika seluruh rencana tersebut terealisasi, kawasan Gambir diperkirakan mampu menampung 220 hingga 310 tenant baru. Kehadiran tenant tersebut diproyeksikan membuka sekitar 440 hingga 930 lapangan kerja langsung, belum termasuk tenaga pendukung seperti petugas kebersihan, keamanan, teknisi gedung, pengelola taman, layanan parkir, logistik, hingga pengelolaan sampah.
Secara keseluruhan, operasional kawasan baru itu diperkirakan menciptakan 500 hingga 1.000 peluang kerja.
Selain meningkatkan pelayanan pelanggan, pengembangan Gambir juga menjadi bagian dari strategi KAI memperkuat Non-Fare Box (NFB), yakni sumber pendapatan perusahaan di luar penjualan tiket kereta api.
















