Pemkot Surabaya Jamin Hak Pendidikan, Kesehatan, dan Hukum Anak Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung

0
30

Meski demikian, Pemkot Surabaya terus berkoordinasi erat dengan pihak gereja setempat untuk memantau perkembangan psikologis anak secara berkala.

Edukasi Khusus
Selain fokus pada anak, edukasi khusus juga diberikan kepada pihak keluarga besar, terutama kepada ibu kandung korban, agar dapat memberikan dukungan moral terbaik dalam menghadapi masa sulit ini. “Pendampingan terus kami lakukan menyesuaikan stabilitas kondisi kesehatan fisik dan mental korban hingga ia siap bersosialisasi dan bersekolah kembali dengan normal,” paparnya.

Melihat masih terjadi kekerasan seksual di ranah domestik atau lingkungan keluarga, DP3A-PPKB Surabaya bergerak masif memperkuat lini pertahanan di tingkat akar rumput melalui optimalisasi fungsi Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA).

Strategi penguatan tersebut dilakukan melalui beberapa langkah, yaitu menggelar pelatihan intensif bagi Satgas PPA dan kader Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dalam mendeteksi dan menangani kasus kekerasan di tingkat RT/RW.

Disamping itu, juga dilakukan penguatan peran Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) di tingkat RW sebagai wadah konseling keluarga yang mudah diakses warga. “Kami terus mempererat kolaborasi dan sinergi dengan berbagai LSM pemerhati perempuan dan anak untuk mempercepat respons penanganan kasus, baik di tingkat lingkungan terkecil maupun di tingkat Kota,” pungkasnya. */ana/ap

1 2 3

Comments are closed.