Perdana Pameran Tunggal, Drajat Sunaryadi Bawa 25 Lukisan untuk Menandai Perjalanannya Berkarya

0
683

Berpindah visual kuda, Drajat melukis Gelora Kebebasan dengan ukuran 130 cm x 120 cm, juga masih dengan mix media. ​ “Dengan gaya ekspresionisme, saya tampilkan sosok seekor kuda yang sedang meringkik atau melompat maju dengan energi yang luar biasa kuat. ​Kuda itu binatang yang kerap mewakili ketangguhan,” terang Pemimpin Divisi Umum dan SDM Bank BPR Jatim 2010 itu.

Tampak pula subjek utama kuda itu secara ekspresif makin kentara berkat goresan kuas hitam yang tebal, tegas, dan berani. Postur tubuh kuda terlihat sangat dinamis—kaki depan terangkat dan kepala menengadah ke atas, menyampaikan kesan kebebasan, keberanian, dan semangat yang pantang menyerah.

Lukisan Drajat Sunaryadi yang berjudul Gelora Kebebasan dengan ukuran 130 cm x 120 cm yang dibuat dengan mix media. ​

​Warna dan latar belakang disusun dengan komposisi warna didominasi oleh perpaduan gradasi warna tanah yakni cokelat, krem, abu-abu, dengan sentuhan warna kuning keemasan yang mencolok. Warna kuning di sekitar tubuh kuda itu menciptakan efek gerakan angin atau debu yang berterbangan dan meneuhkan ilusi kecepatan dan kekuatan saat kuda menerjang.

​Gaya sketsa ekspresifnya memberikan kesan mentah (raw) sekaligus penuh emosi. Goresan-goresan melengkung yang kasar di latar belakang membuat lukisan ini terasa hidup dan tidak kaku. “Jika karya ini dibingkai secara elegan dengan pigura berukir klasik bernuansa emas dan cokelat tua bermotif, maka akan memberikan kesan mewah serta kontras yang indah terhadap gaya lukisan yang modern-ekspresif,” katanya.

Hanya tinggal sehari lagi, Drajat berharap berharap publik seni rupa dapat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk menikmatinya. Kebetulan di tempat yang sama ada Pameran Lukisan Nasional bertema Warna, Keberagaman, dan Budaya dalam Kanvas yang digelar komunitas pelukis Galeri Celurit Emas. “Mari datang dan saksikan karya-karya terbaik tentang sebuah perjalanan seni saya yang penuh makna,” tandas Drajat. */hpy

1 2 3 4 5

Comments are closed.