Saat Bisnis Kreatif Tertekan, Basha Perpanjang Napas Jenama Lokal lewat Creative Market

0
76

Menurut dia, konsumen tidak hanya datang untuk membeli produk. Mereka bisa berbincang langsung dengan kreator, melihat detail produk, memegang, bahkan mencoba barang yang ditawarkan.

“Kami percaya pengalaman berbelanja secara langsung memiliki dimensi emosional yang berbeda. Kita bisa ngobrol lebih banyak dengan kreatornya, memegang produknya, bahkan mungkin berkesempatan untuk mencoba produk-produk tersebut,” tutur Devina.

Menariknya, sebagian besar jenama yang hadir di ‘Basha: Livin’ in Paradis’ justru berasal dari luar Surabaya. Ada brand dari Bandung, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Bali, serta sejumlah kota lainnya.

Sebagian di antaranya bahkan baru pertama kali mengikuti Basha Market. Kondisi tersebut membuka peluang pertemuan baru, baik bagi jenama maupun konsumen Surabaya yang selama ini hanya mengenal produk melalui kanal digital.

Lebih dari 20% Peserta Pendatang Baru
Basha juga membawa komposisi peserta yang lebih beragam. Dari lebih dari 150 jenama yang berpartisipasi, lebih dari 20 persen merupakan pendatang baru.

1 2 3 4 5

Comments are closed.