
Carl Thomas Dean mencium istrinya, Dolly Parton. Keduanya kini bersatu lagi setelah Dolly meninggal pada 25 Agustus 2026 menyusul Carl yang meninggal lebih dulu pada 2025.
iniSURABAYA.com – Dolly Parton tak butuh lama-lama tersiksa sendirian di dunia tanpa kekasih. Dia hanya punya 540 hari. Jarak waktu sejak Carl Thomas Dean, suami Dolly, meninggal pada 3 Maret 2025, hingga disusul Dolly pada 25 Agustus 2026 yang meninggal akibat kanker dalam usia 80 tahun.
Tak tahu isi hati Dolly. Saya menduga, jika maut di tangan Tuhan, kematian itu mungkin yang paling ”diinginkan” Dolly. Betapa senangnya itu terkabul. Semata hanya untuk bisa bersama lagi dengan pria yang dicintainya tiada dua. Seperti judul lagu gubahannya, Dolly mengucapkan ini: I Will Always Love You, Carl.
Soal cinta, jangan sangsikan kisah Dolly-Carl. Bila hendak mencari patron cinta abadi di abad 21, nyatalah itu pada keduanya. Kepergian Dolly yang berselang satu angka tahun saja, telah membuktikan. Menikah pada 30 Mei 1966, cinta mereka hanya dipisahkan maut. Bukan karena cerai hidup seperti di kolom keterangan KTP WNI.
Saking memujanya, saya sok tahu betapa bahagianya Dolly sekarang sudah berjumpa Carl lagi. Tak perlu kelamaan larut dalam duka dan cobaan sebagai janda. Tak perlu lama bertahan tanpa menikah lagi seperti janjinya. Jasadnya pun akan bersanding dengan Carl di Woodlawn Memorial Park and Mausoleum, Nashville, Tennessee. Romantis yang tak pasaran.

Dolly Parton, penyanyi country dengan 11 Grammy Award yang diraihnya selama 60 tahun berkarier, meninggal pada usia 80 tahun.
Percintaan Dolly-Carl sungguh solid. Apa-apa yang harus ada dalam kisah cinta sempurna, mereka punya. Love in the first sight di tempat laundry koin, pacaran singkat sampai menikah, pernikahan dini perempuan 18 tahun dan laki-laki 21 tahun, kawin lari disaksikan hanya ibu Dolly demi menjaga kontrak, sampai awet bersama tanpa selingkuh selama 59 tahun.
















