Bukan Sekadar Pasang Keramik, 120 Ahli di Jawa Timur Berebut Tiket ke Kompetisi Dunia

Sebanyak 120 ahli pasang keramik dari berbagai wilayah di Jawa Timur ikut bertanding. Mereka terbagi dalam 60 tim, dengan masing-masing tim terdiri atas dua orang. (foto: dok/IST)
Apresiasi Tak Berhenti di Kompetisi
Dukungan terhadap komunitas tukang, menurut Basuki, juga dilakukan melalui program lain di luar kompetisi. Sika Indonesia memiliki Sika Bagi Rejeki, program loyalitas yang memungkinkan para tukang pengguna produk Sika mengumpulkan poin untuk kemudian ditukarkan dengan berbagai rewards.
“Komitmen Sika kepada para tukang tidak hanya melalui ajang Sika Tiler Competition. Kami juga terus memberikan apresiasi melalui program Sika Bagi Rejeki,” kata Basuki.
Melalui berbagai program tersebut, Sika ingin membangun hubungan yang lebih dekat dengan komunitas tukang sekaligus membuka ruang bagi mereka untuk mengembangkan keterampilan.
Sementara itu, bagi 120 peserta yang bertanding di Surabaya, perjalanan menuju panggung dunia kini dimulai dari sesuatu yang sangat dekat dengan keseharian mereka, yaitu selembar keramik, sebotol perekat, ukuran yang harus tepat, dan tangan yang tidak boleh salah menempatkan.
Dari pekerjaan yang selama ini mungkin dipandang sebagai pekerjaan teknis sehari-hari, mereka kini memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa keahlian memasang keramik pun bisa membawa seorang tukang sampai ke panggung kompetisi internasional. */wis/ap
















